Dj Wanita Pelengkap Dunia Malam

Dj Wanita Pelengkap Dunia Malam : Kota metropolitan di malam hari makin semarak ketika night club mendongkrak semangat para pecinta pesta untuk tetap melek sampai pagi. DJ menjadi bintangnya. Dan kita cukup tahu, dulu DJ Riri, DJ Winky atau DJ Bone menjadi raja di belakang turntable mereka. ( indowarehousedj.com )

Mempekerjakan mereka tidak murah karena mereka telah mengumpulkan penggemar setia yang mengikuti kemanapun mereka berputar. Untuk sementara waktu, DJ laki-laki mendominasi pemandangan. Tapi sekarang tidak lagi. Perempuan mulai mengambil alih turntable.

Ya, Disc Jockey (DJ) bukanlah suatu pekerjaan formal jika mau dibilang begitu, karena memang tidak mengenal jenjang karir. Dulu, kita hanya tahu turntable (alat pemutar electro music) hanya dimainkan pria.

Namun, tak dipungkiri gemerlap dunia malam kota metropolitan adalah milik mereka yang mencintai kebebasan, semangat dan gairah hidup. Tak hanya pria, perempuan juga berada di sana.

Mereka datang menyemangati para pecinta party yang have fun go mad on the dance floor. Bergaya seksi, melecut gairah, DJ perempuan memutar musik dari turntable yang mereka mainkan. Dan, dunia malam menemukan atmosfer barunya. Segar dan penuh gairah.

Kata pria

Pemain perempuan di belakang turntable jelas lebih menarik, karena sensualitas yang dimilikinya. Wayang, produser musik mengatakan, “perempuan terjun di dunia DJ hanya memanfaatkan peluang, karena dunia malam butuh sosok pengantar fantasi.”

Namun, Wayang khawatir banyak dari DJ perempuan sebenarnya tidak terampil memainkan turntable, “DJ perempuan kebanyakan hanya memanfaatkan turntable sebagai ilustrasi. Apalagi bagi penyuka musik pasti tahu betul beda musik olahan DJ dengan yang hanya sekedar mencari sensualitas.”

Sementara menurut Ryan, pengunjung klub sebenarnya tak terlalu ambil peduli soal kualitas DJ perempuan, “Apakah kita benar-benar peduli tentang jenis musik yang mereka mainkan saat kita mabuk?”

Dia menambahkan salah satu alasan mengapa DJ perempuan yang mendapatkan tempat untuk beratraksi saat ini adalah karena daya tarik seksual mereka.

Lain pula apa yang dikatakan Pradhika Ahardi. Pria yang sudah menggeluti dunia DJ lebih dari lima tahun itu mengaku tidak merasa terancam dengan semakin menjamurnya DJ perempuan di berbagai klub. Ia percaya pada akhirnya DJ yang sukses akan dinilai berdasarkan pengalaman dan kualitas pekerjaan mereka.

“Beberapa DJ perempuan hanya beruntung memiliki sesuatu yang tidak dimiliki DJ laki-laki, yaitu aset fisik. Tapi yang terpenting, mereka juga harus terus belajar teknik memainkan turntable.”*

Mia Moretti, salah seorang DJ perempuan yang sudah terkenal di negaranya mengatakan untuk menjadi sukses dalam dunia DJ yang digelutinya saat ini, ia terus menantang dirinya untuk menjadi yang lebih baik dan tidak membandingkan diri dengan orang lain.

Dalam pengakuannya, seperti dilansir dari marieclaire.com, dirinya sadar ada beberapa orang yang meragukan kemampuannya sebagai DJ. “Mereka (para pria, red) hanya melihat karena saya seorang perempuan, tidak lebih dari itu. Sayang sekali,” ungkap Mia.

Mia membagi nasehatnya untuk perempuan-perempuan yang bercita-cita menjadi seorang DJ, “Banyak berlatih. Kamu harus menjadi master dari turntable yang kamu mainkan. Jelajahi genre musik baru, temukan band-band baru, dengarkan DJ lain. Lakukan sesuatu setiap hari untuk menjadi lebih baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *