Cara Jadi Dj

Cara Jadi Dj : Di zaman dahulu, ide menyentuhkan tangan pada sebuah rekaman vinyl dianggap sebagai suatu hal yang melanggar aturan. Akan tetapi, para DJ perintis seperti Kool Herc, Grandmaster Flash, dan Grand Wizard Theodore menjadi pionir untuk teknik-teknik yang sekarang kita remehkan, padahal bisa membuat kerumunan orang bergoyang karena sifat berseninya. Break beats, scratching, looping, dan punch phrasing adalah keahlian-keahlian DJ, dan Anda bisa belajar untuk memulainya jika Anda ingin menjadi bagian dari kultur disc-jockey. Pelajari peralatan dan keahlian mendasar yang harus Anda kembangkan, selain cara membangun basis penggemar serta mendapatkan pengalaman untuk menjalani pekerjaan ini sebagai karier yang potensial. ( musik dugem )

Mulailah dari dasar. Menjadi DJ mengharuskan Anda untuk melakukan jauh lebih banyak daripada hanya memainkan lagu. Mempelajari menyusun panggung, melakukan mixing secara spontan, dan membuat orang-orang berdansa, dimulai dengan dek DJ Anda. Anda bisa berinvestasi dengan membeli pengeras suara (speaker) yang lebih besar, monitor, pengontrol MIDI, antarmuka audio, mikrofon, serta berbagai tambahan lainnya di kemudian hari. Hal ini tergantung pada ambisi Anda dalam menjadi DJ, tetapi saat ini, yang Anda butuhkan adalah perlengkapan DJ standar, yang mencakup:

Dua turntable atau pemutar CD

Mixer dengan 2 saluran

Headphone

Pengeras suara

Perangkat lunak untuk keperluan mixing (opsional)

Tentukan apakah Anda akan memainkan musik analog atau digital. Perlengkapan DJ tradisional menggunakan turntable untuk memainkan rekaman vinyl, tetapi sekarang penggunaan perlengkapan digital dengan CD semakin umum ditemui. Kedua tipe perlengkapan ini punya kelebihan dan kekurangannya sendiri, tetapi sangat efektif untuk bermain musik dan menjadi DJ.

Mengetahui Perbedaan Yang Ada Dari Musik Genre EDM

Mengetahui Perbedaan Yang Ada Dari Musik Genre EDM : EDM itu lebih simpenya Electronic Music/Musik Elektronik yang biasa dipakai untuk musik dugem NightClub/Klub Malam atau biasa juga dipakai di acara yang berhubungan dengan Dance.

Musik-musik yang termasuk dalam EDM itu sendiri adalah Musik Disko, Musik Techno, House Music dan tentunya Trance Music.  Musik Seperti itu dipopulerkan di NightClub/Klub Malam pada tahun 1980an dan diawal-awal pergerakan rave scene of the acid house pada akhir 1980an.Musik yang memecah telinga serta menggetarkan dada. Memang tipe musik ini tidak jauh dari kehidupan malam yang hingar bingar. Alunan EDM memiliki banyak genre yang penuh daya tarik bagi penikmatnya.

Genre musik ini berasal dari kota Chicago, Amerika. Kata “house” sendiri diambil dari nama sebuah kelab malam di kota itu, The Warehouse.

Genre House sangat dipengaruhi oleh unsur-unsur Soul, R&B, dan Funk yang menjadi variasi musik disko. House music sendiri merupakan genre dalam musik EDM yang paling banyak diterima oleh publik. Hampir semua musik Top 40 dipengaruhi house music, begitu pula sebaliknya.

Ciri khas house music adalah tempo yang upbeat, groovy dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo sekitar 126-128 beats per minute (BPM). Saking populernya, genre ini punya berbagai macam sub-genre tersendiri:

Acid House: House music dengan sedikit pengaruh trance dan techno. Temponya sedikit lebih cepat daripada musik dari genre yang sama pada umumnya. Biar lebih paham, coba dengar track dari James “Jack Rabbit” Martin yang ini.

Dutch House: dari namanya sudah terlihat kalo sub-genre ini berasal dari negeri Belanda. Dutch House sendiri merupakan salah satu sub-genre yang mulai populer, bahkan di Indonesia juga. Biar lebih ngerti, dengerin track dari Hardwell – Spaceman dan Chuckie & Junxterjack – Make Some Noise.

Progressive House: ciri khas dari sub-genre ini adalah tempo musik yang semakin meningkat, hampir mirip dengan musik trance. Coba dengerin track dari CLMD – Black Eyes & Blue atau Calvin Harris – Summer.

Deep House: ini merupakan sub-genre yang bisa dibilang paling chill. Musik Deep House sering dimainkan di cafe atau kelab yang memiliki atmosfer santai. Coba denger Noir & Haze – Around, Oliver Helden – Gecko, dan Faul & Wad Ad VS Pnau – Changes.

Profil Dj Una

Profil Dj Una : Putri Una Astari atau DJ Una merupakan seorang aktris, disc jockey, presenter, model, penyanyi, dan juga produser rekaman asal Kota Medan, Sumatera Utara. Ia kini telah mencapai peringkat DJ terbaik di dunia, dengan berhasil menempati posisi ke-29 dari 100 DJ perempuan di dunia. Bukan itu saja, DJ Una berhasil mengungguli DJ Yasmin yang juga DJ asal Indonesia yang menempati peringkat ke-53 dan Paris Hilton yang berada diperingkat ke-71. ( musik dugem )

Awal Karir

DJ Una lahir di Medan, 24 Oktober 1987.  Ia menjadi terkenal saat menjadi DJ dalam program musik Dahsyat di stasiun televisi RCTI. DJ Una juga telah memulai kariernya menjadi seorang model. Ia sudah bergabung di Level Nine Asia sejak 2012, manajemen artis yang menaungi Alexa Key, Tengku Dewi Putri, Amel Alvi, dan beberapa nama lainnya. Una pernah mendapatkan Rising Star 2013 versi C&R, Celeb of the Month dari detikcom, dan beberapa penghargaan lainnya dari beberapa profesi yang ia tekuni, termasuk ketika menjadi Ambassador Persatuan Disc Jockey Indonesia dan sekarang ikut kompetisi top 100 djanes ( djane : sebutan untuk female dj di Europe ) dunia.

DJ Una memulai debutnya di industri rekaman secara solo dengan singel perdananya, Save Our Sound, yang berkolaborasi dengan Korina Dahl, DJ asal Kanada, dan diproduseri oleh Above All Records dari Belanda. Singel Una lainnya adalah I Need You dan Shine. Selain lagu-lagu bergenre dance, Una juga pernah merilis singel di luar genre dance seperti Dan Aku Kekasihmu dan Aku Sih Yes.

Pengalaman

DJ Una telah bermain turn table dari 2008, bermula dari kakaknya yang juga DJ. Semenjak pertama kali memulai karier di dunia musik, ia sudah pernah meluncurkan lagu pertamanya yang bertajuk Save Our Sound.

Dalam bidang perfilman, DJ Una juga sempat ikut terlibat dalam pembuatan film-film terkenal seperti My Last Love, Air Terjun Pengantin Phuket, Air dan Api, Crazy Love dan Rock N Love.

Dunia aktingpun pernah ia jalani, dengan membintangi sebuah FTV berjudul ‘Gadis Bali’ dan sebuah sinetron bertajuk “Sampeyan Muslim?” yang tayang pada tahun 2009.

Baru-baru ini Dj Una juga mengukir prestasi dengan meraih peringkat dua dalam sebuah kompetisi disc jockey di Perancis. DJ Una Putri sering mengikuti kompetisi DJ di luar negeri. Namun, ia tidak pernah berpartisipasi dalam kompetisi serupa di Tanah Air.

Profil Dj Jay Hardway

Profil Dj Jay Hardway  : Jobke Heiblom atau yang lebih dikenal dengan nama Jay Hardway adalah seorang DJ, musisi dan produser rekaman yang berasal dari Belanda. Lahir pada tanggal 27 April 1991 di kota Drunen, Belanda, Jay mengawali karirnya sebagai seorang disc jockey sejak tahun 2012 dan saat ini bernaung di bawah label musik Spinnin’ Records. ( musik dugem )

Jay Hardway sangat terkenal semenjak lagu kolaborasinya bersama Martin Garrix di tahun 2013 yang berjudul “Wizard”. Lagu DJ bergenre Electro House tersebut menjadi hits di chart musik Belanda (Netehrlands), Belgia dan Perancis. Sebelumnya Jay dan Martin Garrix juga telah berkolaborasi dalam lagu yang judulnya “Registration Code” yang dirilis secara gratis di Soundcloud pada penghujung tahun 2012. Dan mereka merilis lagu “Error 404” di awal tahun 2013 di bawah naungan label “Doorn Records”.

Pada bulan Mei 2014, Jay Hardway merilis lagu EDM solo perdananya yang diberi judul “Bootcamp”. Saat ini video clip official lagu “Bootcamp” miliknya tersebut telah mencapai 9,1 Juta Viewers di Youtube (2 November 2017). Dan di bulan Agustus di tahun yang sama, ia merilis lagu kolaborasinya bersama Mike Hawkins yang judulnya “Freedom”.

Performa dan Ranking Jay Hardway di Top 100 Djs Poll DjMag

Pada polling Top 100 DJs 2016 yang diselenggarakan oleh DJ Mag, Jay Hardway masuk sebagai New Entry dan menempati posisi no. 89. Dalam kurun waktu 12 bulan DJ populer dari Belanda ini mampu membangun karirnya dengan menghasilkan berbagai lagu terbaru yang mantap dan tampil di berbagai festival musik dunia. Ia juga kerap kali tampil di beberapa club di Indonesia, khususnya di Jakarta dan Bali.

Dan di tahun ini, Jay berhasil naik 21 peringkat ke posisi no.68 di polling 100 DJ Terbaik Dunia tahun 2017. Kabarnya ia akan memberikan kejutan kepada penggemarnya untuk tahun 2018 mendatang dimana ia akan mempersiapkan penampilan dengan set yang lebih unik baik itu saat di festival maupun ketika tampil di club.

Musik Dugem Asli Indonesia Yakni Funkot

Musik Dugem Asli Indonesia Yakni Funkot : Apa itu Funkot? Banyak yang bilang aliran musik dugem ini dipelopori oleh sebuah Club di Jakarta bernama Millenium. Di awal taun 2000 an para remixer Indonesia mulai bereksperimen dengan beat alhasil jadilah Electro Music Dance yang berbeda dari genre yang lain terutama yang ada di luar Indonesia. Dari sini genre baru ini mulai menyebar dan lambat laun jadi nge-hits di club-club sekitaran Kota.

Tapi kenapa aliran ini dinamain Funky Kota atau House Kota, bukan Funky Indonesia atau House Indonesia? Kasus penamaan bisa jadi hampir mirip dengan kasus asal muasal penamaan buyutnya Funkot itu sendiri yaitu House Music.

Konon kenapa musik ajeb-ajeb dinamain House Music, karena musik kayak gini dulu di awal tahun 80an diperkenalkan dan sering diputer oleh DJ Frankie Knuckles di sebuah nightclub di Chicago bernama The Warehouse. House music sendiri lahir setelah dance music yang nge-hits di tahun 70an hingga 80an awal, yaitu Disco, hancur luluh lantah tak bersisa sehabis sebuah peristiwa bertajuk Disco Demolition Night. Dari situlah orang kemudian menyebut dance music yang berbeda dengan Disco, Electro pop, Italo Disco, Electro Funk tersebut dengan sebutan “House Music”.

Setali tiga uang, dengan penamaan Funkot atau House Kota. Ini karena dulu cuman club atau diskotek sekitaran wilayah Kota (dari Harmoni hingga sekitaran Mangga Besar) yang banyak muterin lagu kayak gini. Soalnya club di sekitaran Jakarta Selatan (Kemang, Senayan dan sekitarnya) banyak yang “mengharamkan” musik kayak gini nongol di dance floor mereka.

Sayangnya meski udah merambah Jepang, kepopuleran Funkot di tanah kelahirannya, Jakarta, mulai memudar. Di tahun 2014an udah mulai jarang club-club besar sekitar Kota yang masih memainkan Funkot di dance floor mereka.

Latar Belakang Mengikuti Dugem Dunia Malam

Latar Belakang Mengikuti Dugem Dunia Malam : Dunia Gemerlap. Ya, dunia gemerlap atau dugem, tidak asing lagi bukan kata ini di telinga Anda? Aktivitas yang satu ini seperti mendengarkan musik dugem kerap dilakukan oleh kalangan muda atau anak-anak muda sekarang. Pastinya kegiatan ini dilakukan di malam hari ya 😉 dan jika ditanya alasan yang melatarbelakanginya… waah sudah pasti jawabannya sungguh beragam.

Kehidupan malam dan segala aktivitasnya bukan hal yang asing lagi di tengah masyarakat kita, apalagi di jantung ibukota Jakarta, banyak spot atau tempat dugem yang kerap bisa dikunjungi dan tetap menggeliat ramai walaupun waktu telah beranjak larut.

Seperti tidak peduli dengan gelapnya malam, tempat-tempat seperti ini tetap berdenyut dengan kencang mengikuti pergerakan orang-orang yang ada di dalamnya, bahkan bisa dikatakan semakin malam akan semakin ramai. Semakin seru, semakin fun! Begitulah kira-kira yang mereka katakan untuk mengekspresikan perasaan mereka ketika sedang menikmati dugem.

Dugem identik dengan pesta. Hentakan musik yang dimainkan para Disc Jokey (DJ) memiliki peran yang penting untuk ikut membangun dan menghidupkan susasana di dalamnya. Musik yang asyik pastinya harus dapat membuat para pengunjung mengikuti “dentumannya”.

Party Goers, yaitu salah satu sebutan yang biasa disematkan untuk mereka yang senang dengan kegiatan ini. Lampu berwarna-warni, pencahayaan yang unik, botol-botol minum, dentuman musik yang keras, dan tentunya keramaian orang atau yang biasa disebut dengan crowd, tentunya bukan hal yang asing lagi ya bagi Anda yang senang dugem, hal-hal itu yang akan kita temui ketika berdugem ria.

Lalu, sebenarnya apa sih motivasi atau yang melatarbelakangi seseorang untuk ikut dugem? Nah… jika ditilik satu persatu, jawabannya memang beragam. Berbeda orang akan berbeda alasan.

Manfaat Musik Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Manfaat Musik Bagi Kehidupan Sehari-Hari : Musik merupakan simfoni kehidupan, menjadi bagian seni yang mewarnai kehidupan sehari-hari manusia di muka bumi. Tanpa musik dunia sepi, hampa dan monoton karena musik mampu mencairkan suasana contoh musik dugem, merelaksasi hati serta menstimulasi pikiran manusia sebagai pemeran cerita kehidupan. Musik tak sekedar memberikan efek hiburan, tetapi mampu memberikan makna untuk membangkitkan gairah dan spirit hidup untuk memberdayakan dan memaknai hidup. Mendengarkan musik, menghayati dan menikmatinya merupakan aktivitas yang menyenangkan dan bisa membuat kita nyaman. Efek inilah yang secara medis dan psikologis menimbulkan reaksi positif pada kondisi fisik dan psikis manusia, termasuk  saya dan kita. Lalu apakah manfaat musik yang sebenarnya dalam kehidupan kita sehari-hari?

Musik mengalami masa keemasan dalam sejarah peradaban Islam. Dari berbagai literatur yang saya baca, tokoh-tokoh seperti Al – Kindi dan Al – Farabi merupakan ilmuwan yang mengembangkan musik sebagai terapi. Pada abad ke- 9, Al – Kindi sudah mencoba menerapkan pengobatan dengan musik kepada seorang anak yang lumpuh total. Selanjutnya, pemanfaatan musik sebagai terapi berkembang pesat di era kejayaan Turki Usmani. Pengembangan terapi musik ini terus berlanjut hingga menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Efek musik begitu signifikan dalam upaya menyembuhkan, menyehatkan dan mencerdaskan pribadi manusia. Oleh karena itu, manfaat musik dalam kehidupan begitu simultan dengan aspek kesehatan fisik, psikologis dan kecerdasan manusia, terutama yang dikembangkan melalui terapi musik. Ada beberapa manfaat musik berkaiatan dengan keseharian kita dan penggunaannya sebagai terapi. Musik bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh kita karena musik ternyata bersifat terapeutik dan bersifat menyembuhkan.

Sejarah Dan Perkembangan DJ

Sejarah Dan Perkembangan DJ : Membahas tentang DJ tidak lepas dari musik dugem? Mungkin bagi para kaum muda zaman now sudah tidak asing lagi dengan sosok seorang DJ. DJ atau biasa yang kita sebut Disc Jokey sangat familiar jika mendengar kata Disc Jokey, mari kita mencari tahu asal muasal sejarah dari dj dan perkembangannya.

Jadi  pada tahun 1940’an yaitu pertama kali DJ lahir, dulu DJ itu gk sekeren sekarang pake alat turnabel . Dulu ada seorang penyiar radio yang menyusun lagunya dan di putar lagu tersebut tidak berhenti-henti dan dia dapat banyak komentar dari para pendengar di radio “WNEW’’ dan penyiar radio ini bernama “Martin Block” dan dia di juluki sebagai  “DISC JOKEY” karna dia memutar lagu terus menerus kyk orang ngeremix gitu Oleh sebab itu Disc Jokey harus bisa menguasai teknik yang berkaitan dengan Mixing, Editing dan masih banyak lagi seperti merekam suara untuk di jadikan satu alunan musik yang berirama. Dan alat yang sangat penting pada zaman itu adalah piringin hitam atau dahulu biasa di sebut “Cakram, bahasa inggris nya Disc” maka di sebut Disc Jockey.

Dan di era tahun 1970’an tepatnya di kota New York The Bronx juga hadir salah seorang DJ yang sampai sekarang masih selalu ada namanya di sejarah Hip-Hop, dia adalah “Cool Herc” seorang DJ yang sangat berpengaruh di dalam Breakdance, karena DJ Kool Herc lah yang pertama kali membuat satu singkatan nama seorang Breakdancing (orang yang menari Breakdance ) menjadi sebuah istilah nama yang sampai sekarang istilah nama tersebut masih selalu ada, nama istilah yang di sebutkan  oleh DJ Kool Herc kepada penari Breakdance saat itu adalah B-Boy  kepanjangan dari Breakdance Boy. Pada awal mulanya yang disebut seorang DJ adalah para penyiar radio yang memutarkan lagu-lagu populer dengan cara memutarkan ‘cakram’ karena itu lah mereka disebut Disc Jockey.

Dibalik Kehidupan Gemerlap Para DJ

Dibalik Kehidupan Gemerlap Para DJ : Profesi DJ memang tak lepas dari kehidupan malam. Merupakan rahasia umum bahwa kehidupan malam identik dengan seks bebas dan obat terlarang. Fenomena ini merupakan warna tersendiri dalam roda kehidupan. Maklum, budaya barat begitu kental mempengaruhi kehidupan saat ini. ( musik dugem )

Walaupun DJ sebuah profesi yang semakin menjanjikan, banyak stigma yang kerap kali melekat di profesi seorang DJ. Lalu, tidak sedikit dari sebagian masyarakat yang mencibir kalau dunia tersebut dekat dengan narkoba dan pergaulan bebas. Itu tidak bisa dipungkiri ketika mewabahnya ecstasy. Obat terlarang jenis ini sering ditemui di klub-klub malam. Pasalnya, ecstasy dianggap jodohnya house music. Efek samping ecstasy yang mengakibatkan detak jantung berpacu cepat dianggap sesuai dengan ritme musik.

“Kalau itu tergantung dari individunya masing-masing. Memang benar sih dunia malam itu identik sama yang namanya drugs atau kadang free sex. Tapi nggak semua orang yang ada di dunia malam itu buruk. Jujur saja, gua lebih kreatif kalau malam. Suasananya beda kalau malam,” kata DJ Anton yang ditemui di Bar & Café miliknya bernama PARC.

Hal senada diungkapkan DJ David, pria brewok ini mengatakan, walau DJ tidak lepas dari dunia malam, tapi bukan berarti seorang DJ harus larut dalam obat terlarang maupun pergaulan bebas. David mengaku kerap kali menjauhi segala bentuk obat terlarang dan pergaulan bebas. “Terserah orang mau bilang apa, gua bukan orang yang munafik. Mungkin kalau minum (alkohol) itu iya, tapi bukan berarti gua minum untuk mabuk. Ya gua tahulah takarannya minum itu seperti apa,” ungkapnya. Menurut David, sebuah aksi tidak bisa ditampilkan secara maksimal bila dalam keadaan mabuk. “Mungkin kalau cuma segelas wine aja itu nggak apa-apa kan,” tandasnya sembari tertawa. Sedangkan menurut DJ Ijoel fenomena tersebut merupakan hal yang biasa terjadi di kehidupan malam. “Tapi itu nggak adil dong kalau semuanya yang terlibat di kehidupan malam adalah pengguna drugs atau penganut pergaulan bebas. Saya yakin masih banyak DJ atau orang yang berkecimpung di dunia malam masih memegang teguh norma yang berlaku,” kata wanita yang telah menunaikan ibadah hajinya itu.

Sejarah Terkait Dengan Lahirnya House Musik

Sejarah Terkait Dengan Lahirnya House Musik : Musik dugem seperti aliran genre House lahir diakhir musik Disco berjaya lebih jelas pada era 80-an. House lahir dari sebuah klub bernama The Warehouse di Chicago Amerika Serikat, nama House sendiri pun dirumorkan keluar dari nama “The Warehouse”.

House kelahirannya dipelopori oleh DJ Frankie Knuckles. Pada era tersebut musik Disco sering diindentikan dengan hal-hal yang berbau SARA hingga pada puncaknya ada sebuah kampanye yang bernama “Disco Sucks”, kampanye tersebut memuncak pada sebuah pertandingan baseball di Chicago dimana setiap pengunjung membawa disco merekam masing-masing dan membakarnya di api unggun yang besar disana, merekam ini era serba Disco.

Kemudian setelah itu merekam disko itu, mengumpulkan orang-orang yang pergi ke luar negeri untuk merekam rekor lama terutama ukuran B dan membuat rekor untuk mereka sendiri karena pada saat itu produksi disko rekor sudah berhenti, jadi hanya jika mereka tetap dapat memainkan musik disko. Untuk para DJ yang menginginkan agar musik tetap dapat digunakan mereka akan memprogram mesin drum dan menambahkan disko rekaman yang dapat dimainkan secara loop, dan dengan cara membaca House lahir, yaitu dengan cara memunculkan kreatifitas agar mereka tetap dapat menikmati musik disko disaat media disco merekam yang sudah semakin melangka.

Seperti yang diucapkan oleh David Guetta dalam film dokumenternya Nothing But The Beat “… dan ini adalah bagaimana house musik sebenarnya lahir, dengan mendaur ulang disko menjadi sesuatu yang baru …”. Kreatifitas atas keterbatasan sumber daya-lah yang telah melahirkan suatu musik yang sekarang menjadi sangat populer dikalangan generasi muda.

House bisa kita katakan musik green, karena House lahir dari green attitude. Untuk green hidup kita tidak harus meneriakan untuk menanam pohon, hemat udara, atau kampanye anti polusi saja. Kamu juga bisa menjadi green lewat passion kamu akan musik atau fashion.